Kucing
Kesayanganku
Aku
memiliki peliharaan yaitu kucing. Ntah apa yang membuatku menyukai kucing.
Padahal adulu aku memiliki trauma tentang kucing. Mungkin karena aku sudah
merawatnya dari kecil tiba-tiba trauma ku hilang tentang kucing Aku sangat
menyanyangi Timing. Dia adalah kucing peliharaanku yang aku sayang diantara
yang lain. Dia tergolong kucing yang baik, lucu dan selalu nurut kepadaku. Aku
mendapatkan Timing saat dia masih kecil dan terlantar. Karena aku kasihan dan
tidak tega aku bawa Timing ke rumah.
“Lina
kamu bawa apa itu nak?” Ucap ibu
“Ini
kucing, bu kasihan tadi aku temukan di jalan, dia kelaparan dan kehausan
makanya aku bawa dia ke rumah !”
“Bukannya
kamu trauma sama kucing ?”
“Gak
tau kenpa rasa takut ku sama kucing hilang seketika”
“Mau
kamu beri nama apa kucing ini?”
“Timing,bu
!”
Setelah
sekian tahun aku merawat Timing akhirnya dia tumbuh menjadi kucing yang jantan.
Setiap pulang sekolah aku selalu main dengan kucing kesayanganku ini. Aku ajak
dia main kejar-kejaran dengan dia, dia sangat lincah mengejarku sampai lelah
aku bermmain dengannya tapi dia selalu mengeong-ngeong jika aku tidak bermain
dengannya.
Sampai
suatu ketika aku sedang pergi bersama teman-temanku dan aku meninggalkan Timing
sendirian. Siang hari ketika aku pilang aku tidak melihat Timing di rumah. Aku
pun panik dan mencarinya ke mana-mana saat aku keluar dari pintu aku mendapati
kucingku tergeletak di lantai dengan luka di tangannya. Sejak kejadian itu aku
tidak mau meninggalkan Timing sendirian di rumah karena dia ibarat sahabat dan
temanku sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar